tak coba lagi sharing informasi.. kali ini bolehlah berbagi pengalaman dalam aktifitas pra konstruksi..
Ditujukan pada adik2 junior construction engineer yg akan terlibat dalam pekerjaan pra konstruksi.
Check list pembuatan document Constructability &
human Factor
1.
Objective document Constructability & human Factor
Mengembangkan penerapkan Constructability
& human Factor dalam program
Konstruksi yang merupakan bagian integral dari perancangan detil. Tujuan dapat diringkas
sebagai berikut:
1.
Pemenuhan terhadap konsep Constructability yang
dikembangkan selama proses FEED.
2.
Masukkan lesson learn dari design, metode onstruksi,
dan aspek HSSE.
3.
Mengintegrasikan subkontraktor konstruksi utama
ke dalam program.
4.
Persyaratan Khusus; Constructability;
mensyaratkan
bahwa kontraktor harus membuat workframe overall project di dalam doc Constructability
& human Factor lebih awal dan membuat Log list yang isinya masukan terus
menerus ke dalam design selama fase Engineering design hingga fase Construction,
yang terkait dengan constructability:
o
Langkah dan urutan eksekusi.
o
Ide idea /lesson learn project sebelumnya untuk
peningkatan produktivitas.
o
Tindakan untuk mengurangi biaya dan langkah
langkah untuk percepatan jadwal konstruksi.
o
Menentukan konsep pra-konstruksi, pra-fabrikasi,
modularisasi & standardisasi.
o
Aksesibilitas area laydown dan pemetaan area
kerja selama konstruksi.
o
Memuat aksesibilitas personil selama konstruksi.
5. Persyaratan
Khusus; Human Factor dalam Konstruksi
Program Human
Factor ini menyediakan input/masukan fase fase awal project dan berlanjut ke
dalam Detail Engineering serta teamyg berkepentingan dalam construction dan disiplin
lain untuk memberi guidance dan arah spesifik pada Faktor Manusia dalam
Konstruksi termasuk:
·
Mengimplementasikan pendekatan berbasis risiko
untuk mengintegrasikan umpan balik dari Subject Mater Expert (SME) menjadi Detail
Design dan Early Job Planing untuk meningkatkan keamanan kerja selama fase konstruksi
·
Meningkatkan fokus kita selama tahap engineering
detail terhadap keamanan pekerja.
·
Menyediakan pendekatan disiplin untuk
mengidentifikasi, mengevaluasi dan menghilangkan atau mengurangi bahaya yang
mungkin dihadapi dalam tahap konstruksi.
2.
Proses Pembuatan document Constructability & human Factor
Dalam melaksanakan Constructability &
Human Factor dalam Project konstruksi, kontraktor harus:
1.
Mengembangkan Constructability & Human Factor
dalam konsep Rencana Konstruksi untuk selanjutnya disetujui oleh perusahaan, document
ini menggambarkan:
·
Ruang lingkup dan tujuan
·
Organisasi sumber daya yang mendukung
pelaksanaan,
·
Peran dan tanggung jawab team yang terlibat,
·
Perencanaan Pelatihan dan sosialisasi Constructability
& Human Factor,
·
Metodologi dan implementasi dalam eksekusi project
·
Pengukuran dan pelaporan setiap tahap/milestone Constructability
& Human Factor review
·
Penentuan Seminar/workshop dan sesi pelatihan
dan key personal yang terlibat di project.
2.
Mencari kandidat sebagaii kordinator Constructability
& Human Factor sebagai posisi PIC
3.
Menetapkan Constructability & Human Factor Tim
Pengarah Konstruksi yang terdiri dari kepemimpinan manajemen proyek kontraktor dan
perusahaan, agenda pertemuan monthly meeting, atau seperti yang disetujui oleh perusahaan
4.
Menyediakan tenaga ahli (SPE) multi disiplin
untuk mendukung implementasi Constructability & Human Factor dalam Rencana
Konstruksi termasuk kompeten keahlian untuk pelatihan, saran rutin untuk
program mitigasi dalam regular Constructability & Human Factor meeting
5.
Mengembangkan Constructability & Human Factor
dalam program pelatihan Konstruksi seperti yang dijelaskan pada bagian di bawah
ini:
i. Evaluasi dan menggabungkan (sesuai kebutuhan) Constructability
& Human Factor dalam kontrol teknik konstruksi dan penerapan lesson learn
ke dalam detail desain, menghilangkan risiko, highlight risiko pada gambar detail
desain untuk memitigasi resiko selama perencanaan pekerjaan
ii. Melakukan workshop untuk hughlight rencana
konstruksi / mengidentifikasi permasalahan konstruksi. Whorkshop mencakup
peserta dari KONTRAKTOR, PERUSAHAAN, subkontraktor dan ahli eksternal Proyek,
jika perlu.
iii. Mengembangkan Constructability & Human Factor
dalam Log Register untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan Constructability
& Human Factor yang lebih menguntungkan, mencatat status pelaksanaannya, menentukan
pihak yang bertanggung jawab dll. Daftar Log Register harus diperbaharui dan
dipublikasikan setiap bulan atau pada frekuensi sesuai yang diminta PERUSAHAAN.
iv. Menyelesaikan Constructability & Human Factor
dalam workshop konstruksi sebelum dimulainya perancangan detil.
v. Lakukan tindakan spesifik sesuai kebutuhan.
vi. Mengembangkan Constructability & Human
Factor closeout report di di Log List register, mengidentifikasi setiap perubahan
metode Konstruksi sesuai lesson learn check list.
3.
Persyaratan Personal (PIC) Constructability
& human Factor trainer:
·
Memiliki Pengalaman menangani project EPCI 15 -
20 tahun.
·
Engineering back ground 3 - 5 tahun pada human
factor/ergonomic dan/atau risk manajemen
·
Memiliki pengalaman sebagai fasilitator HAZOP
dan / atau Human faktor planing
·
Lebih diproritaskan memiliki 5 - 10 tahun
pengalaman konstruksi di lapangan.
·
Pengetahuan tentang kebijakan, proses, HSSE
konstruksi untuk proyek besar
4.
Workshop tentang Constructability & Human Factor
Kontraktor harus menjadwalkan dan
memfasilitasi Constructability & Human Factor workshop untuk (mereview)
millestone pada fase detil engineering. Constructability & Human Factor review
timming mengacu pada:
1. Micro Layouts Review pada fase detail engineering
2. 30% progres, 60% progres dan 90% progres saat Model Review
Kontraktor harus diwakili oleh desain,
konstruksi, dan. Yang sesuai ahli keamanan dan mengizinkan partisipasi perusahaan.
Kontraktor harus mengadakan Lokakarya Penuntutan / Implementasi yang sedang
berlangsung.
5 Training tentang Constructability & Human Factor
Kontraktor harus mengembangkan program training
pada team kerja dan melakukan training lebih awal di saat mulainya detail
design kepada design engineer, construction engineer, HSSE Advisor tentang
konsep Constructability and Human Factors dalam fase konstruksi. Seorang Training
Specialis harus digunakan untuk melaksanakan/ melatih dan menguji kompetensi
personil training.
Kontraktor wajib memberitahukan
perusahaan paling sedikit 14 hari sebelum tanggal setiap sesi pelatihan
terjadwal dan memungkinkan partisipasi perusahaan. Pelatihan harus dipecah
berdasarkan disiplin teknik dan sesi akan ditutup bidang berikut:
1. Definisi Constructability & Human Factor dalam
Konstruksi.
2. Tujuan program, strategi dan metodologi Constructability
& Human Factor.
3. Pengenalan Constructability & Human Factor dalam Construction
Check list
4. Menjelaskan metodologi konstruksi yg spesifik
5. Identifikasi dan menjelasan bahaya (HAZARD) keselamatan
konstruksi.
6. Lesson learn/best practice dan pengalaman terbaik
tentang Constructability & Human Factor Demikian yg bisa saya share disini, sharing ini bukan bermaksud menggurui namun lebih pada untuk memberi catatan pada diri saya untuk project selanjutnya serta sebagai sarana diskusi mungkin berguna bagi pelaku konstruksi selanjutnya, agar kelak construction engineer Indonesia akan semakin tangguh bisa bersaing dengan construction engineer inport..... (salam Yud)



