Thursday, February 1, 2018

Setelah lama vacum karena kelamaan tertidur di offshore ...
tak coba lagi sharing informasi.. kali ini bolehlah berbagi pengalaman dalam aktifitas pra konstruksi..
Ditujukan pada adik2 junior construction engineer yg akan terlibat dalam pekerjaan pra konstruksi.


Check list pembuatan document Constructability & human Factor
1. Objective document Constructability & human Factor
Mengembangkan penerapkan Constructability & human Factor dalam program Konstruksi yang merupakan bagian integral dari perancangan detil. Tujuan dapat diringkas sebagai berikut:
1.       Pemenuhan terhadap konsep Constructability yang dikembangkan selama proses FEED.
2.       Masukkan lesson learn dari design, metode onstruksi, dan aspek HSSE.
3.       Mengintegrasikan subkontraktor konstruksi utama ke dalam program.
4.       Persyaratan Khusus; Constructability;
mensyaratkan bahwa kontraktor harus membuat workframe overall project di dalam doc Constructability & human Factor lebih awal dan membuat Log list yang isinya masukan terus menerus ke dalam design selama fase Engineering design hingga fase Construction, yang terkait dengan constructability:
o   Langkah dan urutan eksekusi.
o   Ide idea /lesson learn project sebelumnya untuk peningkatan produktivitas.
o   Tindakan untuk mengurangi biaya dan langkah langkah untuk percepatan jadwal konstruksi.
o   Menentukan konsep pra-konstruksi, pra-fabrikasi, modularisasi & standardisasi.
o   Aksesibilitas area laydown dan pemetaan area kerja selama konstruksi.
o   Memuat aksesibilitas personil selama konstruksi.

5.    Persyaratan Khusus; Human Factor dalam Konstruksi
Program Human Factor ini menyediakan input/masukan fase fase awal project dan berlanjut ke dalam Detail Engineering serta teamyg berkepentingan dalam construction dan disiplin lain untuk memberi guidance dan arah spesifik pada Faktor Manusia dalam Konstruksi termasuk:
·         Mengimplementasikan pendekatan berbasis risiko untuk mengintegrasikan umpan balik dari Subject Mater Expert (SME) menjadi Detail Design dan Early Job Planing untuk meningkatkan keamanan kerja selama fase konstruksi
·         Meningkatkan fokus kita selama tahap engineering detail terhadap keamanan pekerja.
·         Menyediakan pendekatan disiplin untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan menghilangkan atau mengurangi bahaya yang mungkin dihadapi dalam tahap konstruksi.
2. Proses Pembuatan document Constructability & human Factor
Dalam melaksanakan Constructability & Human Factor dalam Project konstruksi, kontraktor harus:
1.       Mengembangkan Constructability & Human Factor dalam konsep Rencana Konstruksi untuk selanjutnya disetujui oleh perusahaan, document ini menggambarkan:
·         Ruang lingkup dan tujuan
·         Organisasi sumber daya yang mendukung pelaksanaan,
·         Peran dan tanggung jawab team yang terlibat,
·         Perencanaan Pelatihan dan sosialisasi Constructability & Human Factor,
·         Metodologi dan implementasi dalam eksekusi project
·         Pengukuran dan pelaporan setiap tahap/milestone Constructability & Human Factor review
·         Penentuan Seminar/workshop dan sesi pelatihan dan key personal yang terlibat di project.

2.       Mencari kandidat sebagaii kordinator Constructability & Human Factor sebagai posisi PIC
3.       Menetapkan Constructability & Human Factor Tim Pengarah Konstruksi yang terdiri dari kepemimpinan manajemen proyek kontraktor dan perusahaan, agenda pertemuan monthly meeting, atau seperti yang disetujui oleh perusahaan
4.       Menyediakan tenaga ahli (SPE) multi disiplin untuk mendukung implementasi Constructability & Human Factor dalam Rencana Konstruksi termasuk kompeten keahlian untuk pelatihan, saran rutin untuk program mitigasi dalam regular Constructability & Human Factor meeting
5.       Mengembangkan Constructability & Human Factor dalam program pelatihan Konstruksi seperti yang dijelaskan pada bagian di bawah ini:
                                                                     i. Evaluasi dan menggabungkan (sesuai kebutuhan) Constructability & Human Factor dalam kontrol teknik konstruksi dan penerapan lesson learn ke dalam detail desain, menghilangkan risiko, highlight risiko pada gambar detail desain untuk memitigasi resiko selama perencanaan pekerjaan
                                                                   ii.  Melakukan workshop untuk hughlight rencana konstruksi / mengidentifikasi permasalahan konstruksi. Whorkshop mencakup peserta dari KONTRAKTOR, PERUSAHAAN, subkontraktor dan ahli eksternal Proyek, jika perlu.
                                                                  iii.  Mengembangkan Constructability & Human Factor dalam Log Register untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan Constructability & Human Factor yang lebih menguntungkan, mencatat status pelaksanaannya, menentukan pihak yang bertanggung jawab dll. Daftar Log Register harus diperbaharui dan dipublikasikan setiap bulan atau pada frekuensi sesuai yang diminta PERUSAHAAN.
                                                                 iv.  Menyelesaikan Constructability & Human Factor dalam workshop konstruksi sebelum dimulainya perancangan detil.
                                                                   v.  Lakukan tindakan spesifik sesuai kebutuhan.
                                                                 vi.   Mengembangkan Constructability & Human Factor closeout report di di Log List register, mengidentifikasi setiap perubahan metode Konstruksi sesuai lesson learn check list.


3. Persyaratan  Personal (PIC) Constructability & human Factor trainer:
·         Memiliki Pengalaman menangani project EPCI 15 - 20 tahun.
·         Engineering back ground 3 - 5 tahun pada human factor/ergonomic dan/atau risk manajemen
·         Memiliki pengalaman sebagai fasilitator HAZOP dan / atau Human faktor planing
·         Lebih diproritaskan memiliki 5 - 10 tahun pengalaman konstruksi di lapangan.
·         Pengetahuan tentang kebijakan, proses, HSSE konstruksi untuk proyek besar
4. Workshop tentang Constructability & Human Factor
Kontraktor harus menjadwalkan dan memfasilitasi Constructability & Human Factor workshop untuk (mereview) millestone pada fase detil engineering. Constructability & Human Factor review timming mengacu pada:
1. Micro Layouts Review pada fase detail engineering
2. 30% progres, 60% progres dan 90% progres saat Model Review 
Kontraktor harus diwakili oleh desain, konstruksi, dan. Yang sesuai ahli keamanan dan mengizinkan partisipasi perusahaan. Kontraktor harus mengadakan Lokakarya Penuntutan / Implementasi yang sedang berlangsung.

5 Training tentang Constructability & Human Factor
Kontraktor harus mengembangkan program training pada team kerja dan melakukan training lebih awal di saat mulainya detail design kepada design engineer, construction engineer, HSSE Advisor tentang konsep Constructability and Human Factors dalam fase konstruksi. Seorang Training Specialis harus digunakan untuk melaksanakan/ melatih dan menguji kompetensi personil training. 
Kontraktor wajib memberitahukan perusahaan paling sedikit 14 hari sebelum tanggal setiap sesi pelatihan terjadwal dan memungkinkan partisipasi perusahaan. Pelatihan harus dipecah berdasarkan disiplin teknik dan sesi akan ditutup bidang berikut:
1. Definisi Constructability & Human Factor dalam Konstruksi.
2. Tujuan program, strategi dan metodologi Constructability & Human Factor.
3. Pengenalan Constructability & Human Factor dalam Construction Check list
4. Menjelaskan metodologi konstruksi yg spesifik
5. Identifikasi dan menjelasan bahaya (HAZARD) keselamatan konstruksi.
                     6. Lesson learn/best practice dan pengalaman terbaik tentang Constructability & Human Factor 

Demikian yg bisa saya share disini, sharing ini bukan bermaksud menggurui namun lebih pada untuk memberi catatan pada diri saya untuk project selanjutnya serta sebagai sarana diskusi mungkin berguna bagi pelaku konstruksi selanjutnya, agar kelak construction engineer Indonesia akan semakin tangguh bisa bersaing dengan construction engineer inport..... (salam Yud) 

No comments: